Untuk Apa Berwudhu?

Posted on
wudhu

Sahabatku, yang sudah kita ketahui & biasa melakukannya adalah berwudhu ketika mau menunaikan sholat. Tetapi apakah kita berwudhu, hanya ketika mau menunaikan sholat? Kalau kita telaah buku-buku fikih ternyata berwudhu itu bukan hanya untuk sholat saja. Dan hukumnya pun berbeda2, ada yang wajib & ada yang Sunnah. Lalu perkara2 apakah yg membutuhkan berwudhu & apa hukum berwudhu tersebut? Pembahasan fikih kali ini akan memaparkan hal2 yang diwajibkan berwudhu & hal2 yg disunnahkan berwudhu sebelumnya.

A. Hal-hal yang diwajibkan berwudhu sebelumnya:

1. Sholat

Diwajibkan berwudhu ketika akan menunaikan sholat dengan dasar dari Al-Qur’an & Hadits.
Dasar dari Al-Qur’an adalah firman Allah dala QS. Al-Maidah: 6. Dan dasar dari Hadits adalah sabda Nabi: “Allah tidak menerima sholat tanpa bersuci (terlebih dahulu)

2. Thowaf di Ka’bah

Adapun thowaf diwajibkan berwudhu sebelumnya karena seperti sholat. Hanya saja perbedaan waktu thowaf masih diperbolehkan berbicara sedangkan waktu sholat tdk boleh berbicara. 

B. Hal2 yang disunnahkan berwudhu sebelumnya:

1. Dzikrullah (berdzikir mengingat Allah)

Dari Muhajir bin Qunfudz, bahwa ia pernah mengucapkan salam kepada Nabi pada waktu Beliau berwudhu, maka Beliau tidak menjawabnya sehingga selesai berwudhu. Lalu Beliau menjawabnya seraya bersabda: “Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku untuk menjawab salammu melainkan karena aku tidak ingin berdzikir mengingat Allah kecuali dalam keadaan suci”. [Shohih Ibnu Majah: 280]

2. Hendak tidur

Disunahkan berwudhu sebelum tidur berdasarkan hadits Al-Bara bin Azib. Dia berkata, “Nabi saw. bersabda: “Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk sholat …” [HR. Muttafaq ‘alaih]

3. Orang yang junub

Orang yang junub, bila hendak makan, minum, tidur, atau hendak mengulang jima’, dianjurkan berwudhu sebagaimana telah dijelaskan di dalam riwayat2 hadits berikut ini:
Dari Ammar bin Yasir, “Bahwasanya Nabi memberikan rukshoh kepada orang yang junub, apabila hendak makan, minum atau tidur, agar berwudhu sebagaimana wudhu untuk sholat” [Shohih: Aunul Ma’bud: 1/375]

4. Sebelum mandi baik wajib ataupun sunnah

Berwudhu sebelum mandi disunnahkan berdasarkan hadits Aisyah. Dia berkata, “Dahulu Rasulullah, apabila mandi junub, Beliau memulai dengan membasuh kedua tangannya kemudian menuangkan air dengan tangan kanannya ke tangan kirinya, lalu membersihkan kemaluannya, kemudian berwudhu seperti wudhunya untuk sholat”. [HR. Muslim: 1/253]

5. Makan sesuatu yang dipanggang

Hal ini berdasarkan hadits Abu Hurairah. Dia berkata, Rasulullah bersabda: “Berwudhulah kalian karena makan sesuatu yang dipanggang” [HR. Muslim: 1/253 dan Nasa’i: 1/105]

6. Untuk setiap kali sholat

Dasar yg menunjukkan wudhu disunnahkan pada setiap akan menunaikan sholat ialah hadits Ibnu Buraidah. Dia berkata, “Adalah Nabi biasa berwudhu setiap akan sholat. Tatkala tiba fathu Mekkah, Beliau berwudhu dengan mengusap di atas khufnya & mengerjakan sholat-sholat yg wajib dgn sekali wudhu saja”. Maka Umar bertanya padanya, “Ya Rasulullah sesungguhnya engkau melakukan sesuatu yg belum pernah engkau kerjakan sebelumnya?” Jawab Rasulullah, “Sengaja aku berbuat begitu, wahai Umar” [HR. Muslim: 1/232, Tirmidzi: 1/42 & Nasa’i: 1/86]

7. Pada setiap kali berhadas

Disunnahkan berwudhu pada setiap kali berhadas berdasarkan Hadits Buraidah. Dia berkata, “Pada suatu pagi hari, Rasulullah memanggil Bilal, lalu bertanya kpdnya, “Wahai Bilal, dgn bekal apakah kamu mendahuluiku masuk ke Syurga. Sesungguhnya aku masuk Syurga tadi malam tiba2 mendengar suara gemersikmu dihadapanku” Maka Bilal menjawab, “Ya Rasulullah, setiap kali usai mengumandangkan adzan mesti aku sholat dua raka’at & setiap kali aku berhadats, mesti aku segera berwudhu (lagi)” Maka Rasulullah bersabda, “Karena itu engkau mendahuluiku” [Shohih Jamiush-Shoghir: 7894 & Tirmidzi 5/282]

8. Karena muntah

jika seorang muntah disunnahkan berwudhu

9. Sehabis mengusung jenazah